Cerita Taim, Kakek 72 Tahun Yang Menjadi Petani Gula Aren

indopers.net, Cianjur

Taim (72) petani gula aren asal desa baledege, kecamatan Naringgul, kabupaten Cianjur, Jawa barat, merasakan benar suka duka menjadi petani gula aren.

Sejak usia 25 tahun, ia sudah menjadi petani gula berbahan baku air nira dari pohon aren peninggalan orang tuanya.

“Usia saya baru 25 tahun waktu itu, saya membantu orang tua yang juga petani gula aren sekarang ini kurang lebih sekitar 47 tahun saya geluti usaha ini,” ungkapnya pada media indopers.net saat ditemui di lokasi tempat pengolahan gula aren di perkebunan belakang kantor kelurahan baledege. Rabu (26/8/2020)

Terkadang hasil penjualan gula aren tidak sesuai harapan, namun hal itu bukan menjadi masalah baginya bahkan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari seringkali tak cukup.

“Sekarang harganya sudah bagus, per biji itu normalnya Rp12 ribu rupiah sampai Rp15 ribu perbungkus nya kalau dulu diwaktu saya baru memulai pekerjaan ini, harga per biji hanya Rp25 rupiah, tapi saya tetap bersyukur.

Terpenting bagi saya ada hasil, meskipun hanya sedikit dan itu yang saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya

Agar usaha ini berjalan terus, sejak beberapa tahun lalu ia mulai melakukan lagi penanaman pohon aren. Saat ini jumlah pohon aren miliknya sekitar 45 pohon lebih yang terdapat di tiga lokasi kebun yang berbeda.

“Proses pengambilan air nira tidak sekaligus dalam 45 pohon, tapi setiap hari itu ada beberapa pohon saja,” terangnya.

Lanjutnya, untuk dua hari ia mampu menghasilkan 75-100 liter air nira yang siap diolah menjadi gula.

“Dua hari proses untuk memasak air nira ini sampai menjadi gula yang sudah siap dipasarkan. Untuk setiap kali produksi jumlahnya 35-45 biji,” katanya

Taim berharap, pemerintah baik daerah maupun pusat, melalui dinas terkait, bisa membantu pihaknya memfasilitasi alat-alat produksi dan penambahan modal untuk para petani yang memperoduksi gula aren semut,”pungkasnya

“Mudah-mudahan untuk kedepannya ada bantuan modal usaha untuk para petani gula aren, supaya produksi gulanya bisa memenuhi kebutuhan pasar,” pungkasnya ( Rofi )

 468 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!