Mulyadi Jurnalis Media Cetak INDOPERS Menyesalkan Perbuatan Seorang Oknum Penambang Galian C Diduga Menganiaya Seorang Wartawan Di Palembang

indopers.net, Palembang .

Beredar berita di beberapa media online oknum pemilik galian C yang berada di wilayah talang kelapa kecamatan sukarame kota Palembang Sumatera Selatan diduga pemilik dari pada galian C tersebut mengejar dan memukul oknum wartawan dari salah satu media online., Hal tersebut saya mulyadi dari media indopers net sangat menyesalkan atas terjadi nya pemukulan yang dilakukan oleh pihak galian C terhadap oknum wartawan Ditambahkan lagi di isi berita yang viral di media online yang sudah menyebar (viral)

Saya sangat menyesalkan ada kata kata menantang wartawan hingga akan memindahkan Kapolres

Hal tersebut di ungkapkan oleh Hadi Santoso dari wartawan buka mata news saat berkunjung ke lokasi Galian C tersebut, pada Rabu
(19 /08/2020)

Menurut dari oknum dari pada wartawan media online buka mata news, ia bersama temannya/rekan nya mendatangi ke lokasi Galian C, Dan ingin tau kebenaran informasi dari pada masarakat ada galian C diseputaran talang kelapa , bila hari hujan tidak sedikit pengendara ber motor terjatuh dari kendaraan roda dua nya, akibat licin nya jalan aspal diselimuti lelumpur tanah luat/tanah merah itulah penyebab nya,

Banyak masarakat mengeluh karena jalan aspal dipenuhi tanah merah dan licin akibat dari galian tersebut,seperti dijelaskan beberapa masarakat yang lewat menggunakan kendaraan roda dua dengan awak media,.

Namo ku m riski aku balik di prumahan ujung itu,.memang benar samo dengan cerito kawan kawan aku tadi dengan bapak,.oleh ado nyo galian C mobil pengangkut tanah inilah membuat sepanjang jalan ini locin kalau hari hujan licin bonyok sepanjang jalan ,ngapo licin aspal coran jalan ini dilapisi tanah merah/tanah liat sepanjang dikarena kan mobil ngangkut tanah itu belambaran yang nyampak yang memang tanah nyo lepas dari ban mobil ngapo lepas dari ban mobil tanah nyo

Karena banyo ditempeli lekat diban mobil,.pas keluar tanah tanah yang menepel di ban mobil yang ngangkut tanah tersebut ,pas di jalan aspal/atau jalan cor cak ini ,tanah di ban itu lepas dari ban mobil ,itulah jadi lucin jalan kami mamang ku.,
(Ucap warga yang sedang melintas di depan jalan galian C tersebut
banyak wong kecelakaan tebalik nyampak dikarenakan jalan ini licin ,apo lagi ban motor gundul ,mudah nian tebalik/nyampak,.

Dan menurut inpo /inpormarmasi dari masarakat ,galian C tersebut diduga belum memiki ijin dari pemerintah.(tidak ada ijin). Kami masarakat yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua melalui media ini,.bila sudah selesai mengangkut , mohon jalan ini disiram ,.disemprot dibersihkan sepanjang jalan yang terdampak tanah galian C tersebut,.
Jalan aspal jadi licin oleh jalan kami dilapisi tanah liat.

Untuk mengurangi angka kecelakaan.,mas joni juga mohon kepada pengguna kendaraan roda dua kurangi kecepatan apalagi ban motor gundul mudah terjatuh,karena becek nyo licin nyo sepanjang jalan akibat mobil pengangkut tanah galian C tersebut.

saat setibanya di lokasi ia bertemu dengan tiga orang, yang salah satunya anak pemilik Galian C yang bernama Tegar, lalu saya bersama rekan saya (sdm) selanjut nya ia menanyakan keberadaan Asmadi dengan salah satu orang yang berada di galian C yang di ketahui bernama tegar , lalu Tegar menunjuk ke arah bawah, sambil berkata di bawah.

Lalu lanjut Hadi oknum wartawan tersebut, Hadi bersama temannya menuju ke tempat yang di tunjuk oleh Tegar dan bertemulah dengan Asmadi Pemilik Galian C,.

” belum sempat bicara apa apa dengan asmadi tersebut , Hadi dan rekannya telah di marah marah /ditegur oleh Asmadi sambil menunjukkan jari telunjuk tangan nya ke arah oknum wartawan Hadi dan temannya, sambil berkata keras dengan bawaan emosi , ” kamu yang melaporkan saya ke Polres, silahkan lapor.(kata kata yang dikeluarkan oleh asmadi yang diketahui pemilik dari pada galian c tersebut)
jangankan kalian sambil menunjukkan kan jari telunjuk tangan nya ke arah Hadi bersama teman sepropesi nya sesama wartawan., Kapolres pun saya pindahkan,

Keluarlah dari sini , disini orang melawan semua, ” jelas hadi menirukan ucapan Asmadi pemilik dari pada galian C tersebut.
” Saat kami sampai ke lokasi Galian C , pemilik galian yang bernama Asmadi langsung marah marah, sambil berkata dengan menggunakan bahasa daerah sekayu musi banyuasin,.

nga yang ngaduke aku ke Polrestabes ye, keluarlah nga dari sikak, dak usah ke nga, Kapolres be kupindahke, disikak uwong melawan gale ucap asmadi pemilik galian C tersebut “, hadi oknum dari wartawan media buka mata news dan rekan sepropesi nya yang menirukan gaya bahasa dari asmadi (pemilik galian c) tersrbut.

Kemungkinan (asmadi) pemilik dari pada galian C , tidak terima atau merasa kurang nyaman atas kedatangan adanya wartawan yang menemui nya (asmadi pemilik galian C tersebut)

Hadi bersama teman sepropesi nya bermaksut untuk pergi berlari menuju kendaraan bermotornya untuk menyelamatkan diri

Setelah
keluar dari lokasi dikejar dan dilempar dengan pipa besi oleh anak sipemilik Galian C , bernama Tegar hingga menyebabkan lengan tangan nya terluka,kepala pening dan penglihatan mata ber kunang kunang jelas Hadi

” Melihat situasi yang kurang bersahabat/ kurang berkenan atas emosi asmadi pemilik dari pada yang diduga sipemilik galian C tersebut
Lalu hadi bersama rekan sepropesinya/ bersama rekannya bermaksud pergi menyelamatkan diri,

Menurut penjelasan kronologis kejadian
Disaat Hadi bersama rekan nya melangkah kan kaki untuk menyelamatkan diri
saat keluar saya dikejar dan di lempar dengan pipa besi oleh anak Asmadi yang bernama Tegar.,
Lalu hadi terjatuh
hingga lengan saya sebelah kanan terluka lecet dan baju saya bagian bawah kelek nya robek/koyak 21/08/2020,

Oknum wartawan buka mata news memaparkan dengan media ini,.menjekaskan (dengan bahasa daerah palembang sumsel Aku itu ndo
Sebelum melapor aku ngenjuk tau kawan kawan seprofesi wartawan sesamo wartawan sapo tau ado selusi jalan keluar yang terbaik dari pihak galian C tersebut,

Ternyata dak katik yang datang atau nelpon ,dari pada sakit yang ku derita oleh pukulan viva tersebut di pundak dan tangan ku bertambah menyut bengkak karena ado luka ado memar ditangan ,dan sakit nyo sampai di kepala berjalanpun sempoyongan .

Ditambahkan istri dari hadi wartawan online media buka mata news (enggan menyebutkan nama nya) menjelaskan dengan media ini
Setelah suami ku menahan sakit selama 1×24 jam dan sembari sambil menunggu kalaupun ada dari pihak galian C tersebut ada yang menghubungi, namun ternyata tidak ada
Sangat disesal kan tidak ada niat baik dari pihak galian C ,

lalu suami saya ke adaan nya mulai membaik ke esokan hari nya tepat 1×24 jam suami saya ditemani kawan nya wartawan yang kebetulan saksi pada waktu kejadian itu, untuk melapor kan kasus yang ini kepada pihak berwajip(ahir ucapan nya)
Hadi wartawan buka mata news didampingi sama rekan seprofesinya saksi utama pada waktu kejadian telah melaporkan kasus tersebut ke polsek sukarame

dengan No STPL/B-1628/VIII/ Sumsel /Restabes/Sek Sukarame Plg ,pada kamis (20/08/2020) kemarin,

Ditempat terpisah
Sementara Melalui WhatsApp pribadi miliknya Kanit Reskrim Polsek Sukarami Hendri membalas jawawapan / mengatakan “Maaf pak kami lagi di luar nanti saya cek di SPKT dulu(jawapan dari ksnit)‚Ķkapan korban buat laporannya Singkatnya pada 21/08/2020 Jumat.

(Mulyadi)

 264 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!