Terkait Kasus Ikan Tongkol, Gereh Pethek Minta Polres Pemalang Mengusut Tuntas

indopers.net, Pemalang

Tragedi keracunan ikan tongkol yang menimpa puluhan warga sekumlah Desa di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, terus mengemuka.

Dalam audiensi di Polres Pemalang, Selasa (4/8/ 2020), Komunitas Gereh Petek didampingi Eka Nugroho, SH, MH sebagai advokat, diterima oleh AKP Joni K Nababan selaku Kasatreskrim dan jajaran Polres Polres Pemalang.

Pada agenda tersebut disampaikan terkait
akibat mengkonsumsi ikan tongkol Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) beberapa waktu lalu, menjadi perhatian serius Komunitas Gereh Pethek di Pemalang. Menurut Ketua Gereh Petek, Andi Rustono bersama beberapa nelayan, jika kasus keracunan ikan tongkol tidak di tuntaskan, yang paling dirugikan adalah masyarakat kecil baik nelayan, pedagang ikan dan sebagai nya.

Selain itu, ikan laut merupakan salah satu (IKON) Kabupaten Pemalang, terutama di Desa Asemdoyong, Tanjungsari, Mojo, dan Ketapang. Dampak di masyarakat akan beranggapan kalau makan ikan tongkol keracunan, dan lagi-lagi yang dirugikan pedagang dan nelayan.

“Tuntutan kami secara serius Polres Pemalang mengungkap kasus keracunan dan pihak-pihak yang terlibat diproses secara hukum. Lalu ungkap secara transparan dan melaporkan kepada publik tentang perkembangan proses penyidikannya,” tandas Andi.

Andi juga menyampaikan ke Polres agar menolak pihak-pihak yang mencoba intervensi untuk mempengaruhi jalannya proses hukum. Serta mengecam pihak-pihak yang sengaja menggiring opini bahwa korban bukan keracunan melainkan hanya mengalami alergi.

“Kapasitas saya juga bukan ahli kesehatan, dilihat secara awam kalau memang alergi harusnya tidak perlu dibawa ke rumah sakit, faktanya sudah muntah-muntah, pusing, bahkan sampai kritis di rumah sakit, apa itu alergi?, ” katanya.

Setelah ini, rencananya Gereh Pethek juga akan mendatangi Dinas Sosial Pemalang yang dianggap pihak yang bertanggung jawab dalam distribusi BPNT terutama dalam fungsi pengawasan.

“Mendasari apa yang telah disampaikan dari Bung Andi Rustono, tentu para pelaku yang terkait pengadaan ikan tongkol dapat segera di panggil. Kemudian perihal ini dimohon pihak Polres setiap ada perkembangan harap di sampaikan ke masyarakat, karena persoalan kasus ikan tongkol sudah menjadi perhatian publik,” Beberapa Eka Nugroho.

Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP Joni K Nababan yang didampingi jajarannya mengatakan bahwa, saat ini pihaknya sedang mendalami penyelidikan dan melakukan pemeriksaan kepada pihak-pihak yang terlibat.
Kemudian dalam proses penyelidikan tidak ada yang mengganjal, dan Polres juga sudah melakukan upaya jemput bola dengan mendatangi pihak-pihak yang terlibat untuk di mintai keterangan.

“Memang butuh proses, namun tunggu saja tetap kami upayakan,” ungkapnya.
(AG/AN)

 296 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!