Pemerintah Desa Taddan, Fasilitasi Penyerahan Sertifikat Tanah Dari BPN Sampang

indopers.net, Sampang

Penyerahan 91 sisa sertifikat tanah oleh petugas Badan Pertanahan Negara (BPN) yang difasilitasi oleh Pemerintah desa Taddan kepada Masyarakat yang telah mengikuti Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) di desa Taddan Kecamatan Camplong Sampang Madura Jawa Timur.

Bertempat di Balai desa Taddan Jl. Raya Kramat Agung desa Taddan Camplong Sampang, penyerahan Sertifikat tanah berjalan lancar. Acara diawali dengan seremonial dan penyerahan secara simbolis.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Desa dan seluruh Perangkat Desa Taddan, Tokoh Masyarakat, Petugus Kantor Pertanahan (BPN) Sampang, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Masyarakat setempat. Kamis, 23/07/2020.

Berdasarkan hasil pantauan awak media dilapangan, para penerima sertifikat tanah yang telah mendaftarkan tanahnya terlihat senang serta bangga pada pemerintah desanya karena telah menyelesaikan tugas yang telah diamanatkan oleh Masyarakat setempat.

Kepala desa Taddan Siti Romlah melalui Saniman dalam sambutannya mengatakan, hari ini sisa sertifikat tanah program Prona akan diserahkan pada Masyarakat yang telah mengajukan.

“Mohon kepada masyarakat yang telah memiliki sertifikat tersebut tolong disimpan ditempat yang aman, karena untuk mengajukan lagi butuh proses yang cukup lama,” kata Saniman.

Ia juga menjelaskan bahwa sertifikat yang diserahkan hari ini merupakan sisa dari sertifikat yang telah terbit sebelumnya yaitu dari status tanah K1.  Karena sudah dianggap memenuhi syarat untuk penerbitan sertifikatnya, dan untuk penerbitan sertifikat tanah status K3,  masih menunggu informasi selanjutnya dari BPN Sampang. Kata Saniman

Saniman menambahkan, pihaknya akan terus melakukan upaya pemantauan atas program penerbitan sertifikat ini, agar Masyarakat tidak menilai Pemerintah desa Taddan terkesan lamban.

Sementara Kepala Kantor Pertanahan Sampang Drs. Samsul Hadi melalui Kasubag TU. Moh. Wahid SH.MH., kepada media mengatakan, bahwa ini sisa dari sertifikat yang status tanahnya K1. Menurutnya, sebenarnya tidak ada masalah dengan pengajuan penerbitan sertifikat.

Saat disinggung sertifikat yang lainnya, ia berdalih. “Ya kami akan selesaikan yang ini dulu, karena yang status K1 masih ada sisa lagi sekitar 64 sertifikat”. Tutup Wahid (Man)

 271 total views,  1 views today

indopers.net

indopers.net

Menyampaikan Kebenaran Yang Jujur Untuk Keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!